Virus hari ini secara umum menyebar melalui dua cara, secara online (melalui jaringan) maupun offline (melalui media penyimpanan fisik). Untuk melakukan infeksi dari satu komputer ke komputer lainnya secara offline, virus akan memanfaatkan tempat penyimpanan yang mudah dibawa-bawa. Mungkin dulunya floppy merupakan media yang paling banyak digunakan, tetapi sekarang muncul flash disk yang berkoneksi USB. Dengan kapasitas yang semakin besar dan harga yang semakin murah, media penyimpanan tersebut semakin digandrungi banyak orang.
Seiring dengan makin meluasnya penggunaan flash disk penyebaran virus dengan mekanisme offline intensitasnya juga makin tinggi khususnya di Indonesia. Para pembuat virus dari dalam negeri makin kreatif dalam mendesain virus dengan trik-trik tertentu untuk mempercepat penyebaran virus yang mereka buat.
Pada awalnya virus hanya akan menempatkan file berupa program virus ke tempat penyimpanan, jadi setiap kali menghubungkan flash disk ke komputer yang terinfeksi, virus akan menempatkan folder/file virus ke flash disk tersebut tanpa diketahui pemilik. Trik ini lambat laun menjadi mudah dideteksi dan file yang mencurigakan tersebut dengan mudah akan langsung dihapus oleh si pemilik.
Kemudian muncul yang namanya teknik rekayasa sosial (social engineering) di mana virus yang dimasukkan ke flash disk menjadi lebih sulit dikenali dengan meniru/membuat file dan folder yang sama dengan yang sudah ada sebelumnya dan menyembunyikan file asli ataupun dengan membuat file atau folder dengan nama-nama yang menarik perhatian pengguna, semua itu dilakukan dengan harapan agar pengguna mengklik file/ folder tersebut sehingga virus bisa aktif dan masuk ke dalam komputer korban.
Cara penyebaran virus yang sekarang ini sedang booming adalah dengan memanfaatkan fitur Autorun yang ada pada sistem operasi Windows. Fitur ini sebenarnya sangat memudahkan kita yang ingin langsung membuka/memainkan file yang ada di media penyimpanan dengan segera. Tetapi para pembuat virus melihat fitur ini sebagai jalan tercepat untuk membantu penyebaran virus. Dengan menanamkan virus beserta file AUTORUN.inf yang sudah ditulis untuk menjalankan file virus di root directory flash disk, setiap kali pengguna menghubungkan flash disk ke komputer yang fitur Autorun-nya aktif, secara otomatis virus akan langsung dijalankan.
Untuk melakukan pencegahan virus menyebar dengan bantuan fitur Autorun kini Anda tidak perlu repot lagi, seperti melakukan langkah-langkah pengaturan yang panjang dan beresiko. Berkat aplikasi portable dari perusahaan keamanan PandaSecurity, Anda sudah bisa melakukan pengamanan terhadap tempat penyimpanan berkoneksi USB, seperti Flash Disk dalam beberapa kali klik saja.
Aplikasi gratis bernama Panda USB Vaccine ini memiliki dua cara untuk menangkal penyebaran virus melalui media penyimpanan:
1. Computer Vaccination - aplikasi ini akan menonaktifkan fitur AutoRun dari komputer bersistem operasi Windows secara menyeluruh, sehingga program/virus yang memanfaatkan file AUTORUN.inf dan berada di dalam USB/CD/DVD tidak akan dieksekusi/dijalankan secara otomatis. Tapi Anda tetap bisa mengembalikan fitur tersebut ke keadaan semula.
2. USB Drive Vaccination - Virus kini tidak bisa lagi membuat file AUTORUN.inf untuk membantu penyebarannya. Aplikasi ini akan membuat file AUTORUN.inf khusus ke dalam flash disk, di mana file tersebut sudah dirancang supaya tidak bisa diganti, diedit, ataupun dihapus oleh virus. Pengguna juga tidak bisa menghapus file tersebut kecuali dengan melakukan format.
Untuk saat ini fasilitas vaksinasi pada perangkat USB hanya berlaku pada tempat penyimpanan berformat FAT & FAT32, namun ke depannya aplikasi ini akan dikembangkan untuk dapat mendukung format NTFS.
Aplikasi ini dapat berjalan pada sistem operasi Windows 2000 SP4, Windows XP SP1-SP3, dan Windows Vista SP0 dan SP1. Silakan unduh aplikasinya Panda USB Vaccine di sini.(telkom.net)
Jumat, 20 Maret 2009
Selasa, 10 Maret 2009
PDF Search Engine Optimation
dalam tulisan ini saya ingin menyampaikan sebuah informasi tentang search engine ebook yang berupa file pdf, disamping beberapa search engine yang kita tentunya sudah kenal seperti google, yahoo dan lain sebagainya, disini akan saya paparkan sedikit tentang search engine file-file pdf dan hanya dikhususkan untuk file tipe pdf.
hasil yang ditampilkan dalam search engine ini juga sangat baik, kita cukup memasukkan kata kunci yang ingin dicari dalam bentuk pdf dan akan ditampilkan semua file-file pdf dari kalimat yang kita masukkan tadi, tinggal klik linknya dan langsung bisa do download, caranya cukup mudah dan simple sekali sehingga bagi orang awam pun tidak akan kesulitan.
selain beberapa pdf search yang lainnya, salah satu yang saya rekomendasikan disini adalah search engine berikut ini :
1. www.pdf-search-engine.com
cara pencarian :
cukup masukkan kata poin yang ingin kita cari dalam kotak kemudian tekan enter, sebagai contoh saya cari word 2003 maka akan ditampilkan seperti gambar berikut ini
kemudian klik pada dan tinggal di download.
semoga bermanfaat.
Ubah Teks Jadi Tabel dalam MS WORD
Suatu hari Anda mendapat tugas untuk membuat daftar karyawan dalam bentuk tabel. Anda pun segera menghitung jumlah kolom dan baris yang sekiranya akan terpakai. Namun jika data ternyata melebihi tabel tersebut, Anda harus kembali menyiapkan kolom dan baris yang baru. Lalu saat pemasukan data ke dalam tabel, jari Anda harus sering menekan-nekan keyboard atau mengklik tombol mouse hanya untuk berpindah antarkotak. Repot deh!
Ada cara yang lebih ringkas, yakni menggunakan fitur Convert Text to Table yang ada di Microsoft Word. Dengan fitur ini, Anda tidak perlu bersusah-payah menghitung jumlah kolom dan baris yang harus disiapkan sebelum memulai pengetikan. Keuntungan lainnya, selama pemasukan data berlangsung, jari Anda tidak perlu singgah ke area anak panah atau mengklik tombol mouse hanya untuk memindahkan pointer teks dari kotak yang satu ke lainnya.
Cara kerja fitur Convert Text to Table adalah mengubah sekumpulan teks yang dipisahkan oleh karakter tertentu yang unik. Melalui karakter inilah Microsoft Word akan memilah barisan teks menjadi kolom.
Untuk lebih mudah memahaminya, ikuti beberapa langkah ini:
1. Jalankan Microsoft Word dan siapkan sebuah dokumen baru.
2. Misalkan Anda ingin membuat tabel yang berisi data karyawan berupa nomor, nama, alamat, telepon, dan karakter unik yang digunakan adalah tanda baca koma (,). Contohnya:
Nomor, Nama, Alamat, Telepon
1, Budi, Jl. Raya No. 1, 654654
2, Wahyu, Jl. Becek 2, 865634
3, Olla, Jl. Buntu, 5862359
3. Setelah selesai, blok seluruh teks yang baru saja diketikkan. Melalui tab [Insert], pilihlah opsi [Table] > [Convert Text to Table…].
4. Berdasarkan contoh di atas, maka Anda membutuhkan 4 buah kolom. Untuk itu isikan angka 4 di combo box Number of columns.
5. Di bagian Separate text at, pilihlah opsi [Other] dan isikan karakter koma (,) sebagai pemisah antarkolom.
6. Tekan tombol [OK] untuk menutup boks sekaligus membuat tabel yang Anda inginkan.
semoga bermanfaat
Ada cara yang lebih ringkas, yakni menggunakan fitur Convert Text to Table yang ada di Microsoft Word. Dengan fitur ini, Anda tidak perlu bersusah-payah menghitung jumlah kolom dan baris yang harus disiapkan sebelum memulai pengetikan. Keuntungan lainnya, selama pemasukan data berlangsung, jari Anda tidak perlu singgah ke area anak panah atau mengklik tombol mouse hanya untuk memindahkan pointer teks dari kotak yang satu ke lainnya.
Cara kerja fitur Convert Text to Table adalah mengubah sekumpulan teks yang dipisahkan oleh karakter tertentu yang unik. Melalui karakter inilah Microsoft Word akan memilah barisan teks menjadi kolom.
Untuk lebih mudah memahaminya, ikuti beberapa langkah ini:
1. Jalankan Microsoft Word dan siapkan sebuah dokumen baru.
2. Misalkan Anda ingin membuat tabel yang berisi data karyawan berupa nomor, nama, alamat, telepon, dan karakter unik yang digunakan adalah tanda baca koma (,). Contohnya:
Nomor, Nama, Alamat, Telepon
1, Budi, Jl. Raya No. 1, 654654
2, Wahyu, Jl. Becek 2, 865634
3, Olla, Jl. Buntu, 5862359
3. Setelah selesai, blok seluruh teks yang baru saja diketikkan. Melalui tab [Insert], pilihlah opsi [Table] > [Convert Text to Table…].
4. Berdasarkan contoh di atas, maka Anda membutuhkan 4 buah kolom. Untuk itu isikan angka 4 di combo box Number of columns.
5. Di bagian Separate text at, pilihlah opsi [Other] dan isikan karakter koma (,) sebagai pemisah antarkolom.
6. Tekan tombol [OK] untuk menutup boks sekaligus membuat tabel yang Anda inginkan.
semoga bermanfaat
Kingston DataTraveler HyperX 16GB, Memikat

Namanya juga HyperX, maka tak heran bila USB flash disk besutan Kingston yang satu ini harusnya juga berkelakuan hiper. Maksudnya hiper cepat saat bekerja. Ya, dalam pengujian manual kami, Kingston DataTraveler HyperX ini terlihat gesit. Seratus enam puluh satu file TIF dengan total kapasitas 1,79GB tuntas disalinnya dalam tempo 2 menit 18 detik. Bila diterjemahkan, berarti HyperX ini berkecepatan tulis 13,31MB/s. Cepat bukan?
Kegegasan HyperX memang ditunjang oleh koneksi USB 2.0 Hi-Speed. Tidak heran jika flash disk ini juga disebut-sebut sebagai mendukung fasilitas ReadyBoost milik Windows Vista. Namun jika dirunut ke belakang, kecepatan HyperX ini juga mengungguli – kendati tipis - Kingston DataTraveler 150 32GB yang dalam uji manual kami mencatatkan kecepatan baca 12,11MB/s.
Benchmark dengan Simplisoftware HD Tach 3.0.1.0 pun menegaskan kegegasan HyperX dengan angka kecepatan baca 29,5MB/s, kecepatan tulis 20,6MB/s, akses random 1,5ms dan utilisasi CPU 22%. Angka-angka ini kurang lebih sesuai dengan klaim Kingston tentang HyperX-nya. Di situs Web-nya, Kingston mengklaim DataTraveler HyperX sebagai berkecepatan baca 30MB/s dan berkecepatan tulis 20MB/s.
Dari sisi fisik, HyperX ini cukup memikat. Setengah atas badannya berwarna biru gelap, dan setengahnya lagi diwarnai hitam pekat. Sementara sisi sampingnya didominasi dengan warna biru gelap dengan kedua ujung hitam pekat. Bagian ujung memamerkan lubang untuk kait tali penggantung yang sayangnya tidak disertakan.
O ya, tidak ada tutup kepala USB di sini. HyperX ini, seperti beberapa model DataTraveler lain, menggunakan model slider. Dorong slider untuk memunculkan/memasukkan kepala USB. Terkemas dalam flash disk ini adalah URL untuk game World of WarCraft untuk wilayah Eropa dan dunia. Keduanya merupakan free trial.
Kingston DataTraveler HyperX yang berkapasitas bebas 14,9GB ini pas jika Anda suka kinerja cepat. Andai 16GB masih terasa kurang, Kingston menyediakan kapasitas yang lebih besar, yakni 32GB. Sebaliknya, jika itu terlalu besar, tersedia yang berkapasitas 8GB yang dibandrol seharga US$ 55. Saat flash disk bekerja, sebuah LED biru akan berkedip-kedip di tengah badannya.
PLUS: Gegas; ada trial gratis game World of WarCraft; dukung ReadyBoost; ada LED.
MINUS: Relatif mahal
SKOR PENILAIAN
(maksimal 5)
Kinerja : 4,6
Fasilitas : 4
Harga : 3,7
SKOR TOTAL : 4,15
Hasil Uji Kecepatan Transfer*
Copy dari harddisk (write): 1331MB/s
Copy ke harddisk (read): 12,20MB/s
Hapus file (delete): 208,28MB/s
*) File yang diproses adalah 161 file TIF dalam tiga folder dengan ukuran total 1,79GB. Pengujian dilakukan tiga kali pada koneksi USB 2.0 pada notebook NEC Versa E680 (Pentium M 1,5GHz, RAM 256MB, Win XP Pro), dan hasilnya dirata-ratakan.
SPESIFIKASI Kingston DataTraveler HyperX (DTHX/16GB)
Tipe koneksi: USB 2.0 Hi-Speed
Tipe memori simpan: Flash
Kapasitas: 16GB
Ketahanan: Tidak disebutkan
Dimensi (plt): 7x2,24x1,13 cm
Bobot: 16 gram
Kompatibilitas: Windows (2000 SP4/XP SP1, SP2/Vista), Mac OS X, 10.3 ke atas), Linux kernel 2.6 ke atas
Kelengkapan: -
Garansi: 5 tahun
Situs Web: www.kingston.com/asia
* Kingston Taiwan (886) 3-500-1715. (sumber : www.kompas.com)
Nokia E75, Dukung Push Mail Sampai 10 Akun

Fisiknya cantik. Mungil (11,18x5x1,44 cm) dan ringan dengan bobot 139 gram. Namun geserlah badannya dan akan tampil bidang keyboard QWERTY yang luas. Nyaman untuk ber-e-mail ria. Maklum saja, Nokia E75 yang berlayar 2,4” QVGA ini memang ditujukan untuk –e-mail messaging. Untuk itu dibenamkan juga fitur Nokia Messaging.
“Setup e-mail secara langsung seperti Google, Yahoo. Hanya perlu satu atau dua langkah. Masukkan e-mail address dan password. Penekanannya adalah kemudahan,” tutur Hasan Aula (Executive Advisor & Director, Nokia Indonesia) saat memperkenalkan Nokia E75 di Jakarta akhir pekan lalu.
“Tidak perlu setup access point, SMTP server, POP3,” tambah Trisnawan Tjipto (Product Marketing Manager Enterprise Solution, Nokia Indonesia). “Jika punya e-mail di Yahoo, Google, bisa di-push. Bisa sampai 10 akun di-push ke mobile.”
“Untuk korporat, sudah ada MS Exchange dan Lotus Notes. Cuma perlu e-mail address dan password, lalu masukkan user name, domain, dan exchange server, lalu ada 5 field yang perlu diisi dan seluruh e0mail kantor akan masuk ke sini. Juga sinkronisasi dan task,” urai Trisnawan.
Apa lagi yang baru di ponsel yang mendukung 3,5G HSPA, GPS, Bluetooth 2.0 dan Wi-Fi 802.11 b/g serta dilengkapi dengan microSD 4GB ini? Antara lain adalah dukungan USB 2.0 yang sekaligus untuk charging batere dan transfer data. Selain itu ada kamera 3,2 megapixel dengan fitur otofokus dan blitz. Fitur radio, video player, music player, maupun video call tentu tersedia pada unit yang bersistem operasi Symbian S60.
Yang juga istimewa adalah layarnya yang kini mirip layar PC. “PC-look like and feel,” tandas Trisnawan. “Dukung multi protocol, multiple e-mail account, meeting request management seperti di MS Outlook, remote contact lookup yang mudah sekali dan bisa mencari kontak berdasarkan perusahaan dan juga bisa diakses dari e-mail dan calendar.”
Tersedia dalam tiga pilihan warna – silver black, merah, dan copper yellow – Nokia E75 yang mengemaskan batere 1000mAH dengan waktu bicara mencapai 5,4 jam (GSM), 4,2 jam (WCDMA) dan waktu siaga sampai 11 hari (GSM/WCDMA), tutur Hasan, akan dipasarkan akhir Maret mendatang dengan harga kisaran Rp 6 juta – Rp 7 juta.
Jika membelinya, Anda akan mendapatkan Nokia Map gratis 3 bulan untuk wilayah Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand, serta fasilitas Nokia Messaging alias push e-mail gratis selama 2 tahun.
Sabtu, 07 Maret 2009
Langkah Menghentikan Banjir Virus Shortcut
beberapa waktu yang lalu, saya ketemu dengan virus ini dengan ekstensi *.lnk yaitu dengan membuat shortcut pada setiap folder di PC kita, virus ini merepotkan sekalai karena kalau kita tidak tau ciri-cirinya secara tidak sengaja kita klik folder tersebut yang aslinya adalah berbentuk shortcut maka virus akan akan jalan dengan sendirinya. salah satu cara yang saya gunakan adalah dengan scan pake AVG 8 dan virus ini bisa ditemukan, tapi setelah saya searching lagi ternyata masih nyantol di PC akhirnya saya delete manual saja dan berhasil. kemudian saya cari beberapa referensi di internet tentang cara lain menghilangkan virus ini.
sumber : detiInet.com
Virus PIF/Starter atau yang lebih dikenal dengan virus shortcut membuat kesal korbannya dengan banyak sekali shortcut yang dibuat oleh virus tersebut. Repotnya, kalau cara penanganan virus ini tak tepat maka ia malah akan kembali lagi, lagi dan lagi.
Oleh sebab itu, simak 7 cara jitu dari analis virus Vaksincom MG Lat untuk menghentikan banjir shortcut yang diakibatkan virus ini:
1. Sebelumnya matikan dulu proses system restore.
2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows.
3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut.
Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.
Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS.
4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.
5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:
Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.
Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama.
6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.
Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'.
7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:
- Klik kanan repair.inf
- Klik Install
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer
sumber : detiInet.com
Virus PIF/Starter atau yang lebih dikenal dengan virus shortcut membuat kesal korbannya dengan banyak sekali shortcut yang dibuat oleh virus tersebut. Repotnya, kalau cara penanganan virus ini tak tepat maka ia malah akan kembali lagi, lagi dan lagi.
Oleh sebab itu, simak 7 cara jitu dari analis virus Vaksincom MG Lat untuk menghentikan banjir shortcut yang diakibatkan virus ini:
1. Sebelumnya matikan dulu proses system restore.
2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows.
3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut.
Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dikopikan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.
Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS.
4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.
5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:
Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.
Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama.
6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.
Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'.
7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:
- Klik kanan repair.inf
- Klik Install
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer
Mencegah Infeksi Virus melalui USB FlashDisk
Pada saat kita hendak plugin USB FlashDisk, sesaat sebelum memasukkan USB FlashDisk ke dalam port USB, tekan tombol SHIFT, lalu masukkan USB FlashDisk tersebut dengan tetap menekan tombol shift selama 8-10 detik. Bila sistem melakukan instalasi driver untuk USB FlashDisk tersebut, tekan terus hingga proses instalasi selesai (biasanya baloon popup muncul), dan tekan terus hingga beberapa detik lagi Untuk mesin yang lebih tua biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama. Suatu Dialog Box mungkin akan muncul (untuk sistem operasi XP), yang memberi informasi mengenai fitur FilterKey. Jangan kuatir...ini merupakan fitur accessibility untuk orang2 yang membutuhkannya. Kita bisa disable fitur ini supaya tidak muncul lagi melalui Control Panel > Accessibility Options. You know what to do . . .
Teknik ini sebenarnya adalah untuk menonaktifkan fitur autorun.inf yang biasanya terdapat di dalam CD presentasi, company profile atau software instalasi driver. Dan fitur ini *** yang biasanya digunakan oleh para pembuat virus untuk menularkan virusnya ke dalam sistem host. Coba saja buktikan dengan memasukkan CD presentasi / driver installer dengan bersamaan menekan tombol SHIFT selama beberapa detik (biasanya sampai suara putaran CD Drive berhenti)...niscaya flash screen atau program presentasinya tidak akan muncul.
Salah satu gejala bahwa sistem operasi kita terjangkit virus adalah tidak berfungsinya fitur Tools > Folder Options > View > Show hidden files and folders. Atau bahkan di Tools tidak ada opsi Folder Options...ingat brontok? :)) Well...fitur2 tersebut bisa saja dengan sengaja dinonaktifkan oleh Admin melalui Windows SteadyState atau cara lain, jadi jangan buru2 takut dulu bila "gejala2" di atas terdapat pada sistem anda.
Install Windows Defender, Malicious Software Removal Tool (keduanya tersedia di website Microsoft, siap didownload), program antivirus yang bagus (well, sebenarnya saya punya rekoendasi, tapi daripada dituduh "jualan"...hehe) dan lakukan update secara rutin. Aktifkan fitur automatic update...atau download updates and ask for installation bagi kita yang tidak ingin kinerja sistem operasi terganggu, terutama pada saat2 di mana kita sedang melakukan presentasi atau mengerjakan proyek2 kritis.
Teknik ini sebenarnya adalah untuk menonaktifkan fitur autorun.inf yang biasanya terdapat di dalam CD presentasi, company profile atau software instalasi driver. Dan fitur ini *** yang biasanya digunakan oleh para pembuat virus untuk menularkan virusnya ke dalam sistem host. Coba saja buktikan dengan memasukkan CD presentasi / driver installer dengan bersamaan menekan tombol SHIFT selama beberapa detik (biasanya sampai suara putaran CD Drive berhenti)...niscaya flash screen atau program presentasinya tidak akan muncul.
Salah satu gejala bahwa sistem operasi kita terjangkit virus adalah tidak berfungsinya fitur Tools > Folder Options > View > Show hidden files and folders. Atau bahkan di Tools tidak ada opsi Folder Options...ingat brontok? :)) Well...fitur2 tersebut bisa saja dengan sengaja dinonaktifkan oleh Admin melalui Windows SteadyState atau cara lain, jadi jangan buru2 takut dulu bila "gejala2" di atas terdapat pada sistem anda.
Install Windows Defender, Malicious Software Removal Tool (keduanya tersedia di website Microsoft, siap didownload), program antivirus yang bagus (well, sebenarnya saya punya rekoendasi, tapi daripada dituduh "jualan"...hehe) dan lakukan update secara rutin. Aktifkan fitur automatic update...atau download updates and ask for installation bagi kita yang tidak ingin kinerja sistem operasi terganggu, terutama pada saat2 di mana kita sedang melakukan presentasi atau mengerjakan proyek2 kritis.
Setting wireless speedy
Salah satu kendala/keraguan dari pengguna Wireless Local Area Network (WLAN) yang paling utama adalah masalah security. Dengan pemanfaatan teknologi wireless maka data-data yang dikirim mau tidak mau akan melewati “udara bebas”. Dengan kondisi tersebut ancaman terhadap isi datanya cukup besar. Beberapa ancaman terhadap sistem WLAN adalah adanya kerawanan terhadap bahaya penyusupan. Hal tersebut sangat dimungkinkan karena asal penyusup mempunyai WLAN card maka berarti dia sudah memiliki kesempatan untuk masuk ke jaringan. Dengan adanya kondisi diatas, maka diperlukan adanya keamanan jaringan WLAN secara berlapis-lapis.
Segmentasi Jaringan
Dengan model pengamanan segmentasi jaringan WLAN, maka network WLAN dimasukkan/dikategorikan ke dalam subnet tersendiri. Atau dengan solusi lain jaringan WLAN dipisahkan ke jaringan extranet.
SSID (Service Set Identifier)
SSID merupakan nama network dari suatu jaringan WLAN, dan dapat diset sesuai dengan keinginan administrator. SSID dikenal juga dengan istilah ESSID. Fungsi SSID dikaitkan dengan keamanan keamanan WLAN adalah merupakan garda terdepan terhadap sistem keamanan WLAN. Setiap client yang akan masuk jaringan WLAN atau terhubung ke AP maka harus mengetahui SSID dari AP tersebut.
Wireless Network
SSID pada dasarnya dapat diset broadcast maka sangat mudah diketahui oleh pengguna yang mempunyai WLAN card. Semua device (notebook atau PDA) dengan scanning jaringan WLAN maka dapat dengan mudah mengetahui jaringan WLAN baik dengan software bawaan WLAN card maupun software tambahan lain. MAC Filtering Sistem pengamanan yang ke-tiga adalah dengan memanfaatkan filtering MAC (Medium Access Control) address. Biasanya seting di sisi AP terdapat pilihan mengenai daftar MAC address yang akan kita inputkan, apakah untuk kategori allow/disallow atau forward all/block all. Penerapan keamanan WLAN dapat dilakukan melalui beberapa metode yaitu segmentasi jaringan, SSID, MAC filtering, WEP, WPA dan VPN. Kesadaran akan masalah keamanan WLAN masih perlu disosialisasikan.(www.telkom.net)
Segmentasi Jaringan
Dengan model pengamanan segmentasi jaringan WLAN, maka network WLAN dimasukkan/dikategorikan ke dalam subnet tersendiri. Atau dengan solusi lain jaringan WLAN dipisahkan ke jaringan extranet.
SSID (Service Set Identifier)
SSID merupakan nama network dari suatu jaringan WLAN, dan dapat diset sesuai dengan keinginan administrator. SSID dikenal juga dengan istilah ESSID. Fungsi SSID dikaitkan dengan keamanan keamanan WLAN adalah merupakan garda terdepan terhadap sistem keamanan WLAN. Setiap client yang akan masuk jaringan WLAN atau terhubung ke AP maka harus mengetahui SSID dari AP tersebut.
Wireless Network
SSID pada dasarnya dapat diset broadcast maka sangat mudah diketahui oleh pengguna yang mempunyai WLAN card. Semua device (notebook atau PDA) dengan scanning jaringan WLAN maka dapat dengan mudah mengetahui jaringan WLAN baik dengan software bawaan WLAN card maupun software tambahan lain. MAC Filtering Sistem pengamanan yang ke-tiga adalah dengan memanfaatkan filtering MAC (Medium Access Control) address. Biasanya seting di sisi AP terdapat pilihan mengenai daftar MAC address yang akan kita inputkan, apakah untuk kategori allow/disallow atau forward all/block all. Penerapan keamanan WLAN dapat dilakukan melalui beberapa metode yaitu segmentasi jaringan, SSID, MAC filtering, WEP, WPA dan VPN. Kesadaran akan masalah keamanan WLAN masih perlu disosialisasikan.(www.telkom.net)
Rabu, 04 Maret 2009
IDM Free Tanpa Serial Number
pada postingan saya sebelumnya tentang IDM dimana disana sudah terdapat patch yang digunakan untuk update versi terbaru.
setelah beberapa kali saya melakukan update ternyata IDM tersebut menyuruh saya untuk memasukan username dan password dari IDM yang berbayar. Kemudian saya ulangi kembali pake IDM yang saya pake disini yang versi portable dengan cukup ekstrak filenya kemudian jalankan file IDM.exe. apabila ada kejadian dimana anda terhubung ke internet maka secara default IDM akan melakukan update untuk versi terbaru maka yang perlu anda lakukan adalah mencancel update tadi.
karena kalau IDM tadi kita klik update maka secara otomatis akan menjadi IDM premium dimana kita akan diminta untuk registrasi dan melakukan pembayaran. naha salah satu caranya adalah jangan melakukan update cukup dicancel saja, tapi dengan resiko kita masih menggunakan versi yang lama. tapi menurut saya versi ini sudah cukup buat mendownload
DOWNLOAD IDM FULL
setelah beberapa kali saya melakukan update ternyata IDM tersebut menyuruh saya untuk memasukan username dan password dari IDM yang berbayar. Kemudian saya ulangi kembali pake IDM yang saya pake disini yang versi portable dengan cukup ekstrak filenya kemudian jalankan file IDM.exe. apabila ada kejadian dimana anda terhubung ke internet maka secara default IDM akan melakukan update untuk versi terbaru maka yang perlu anda lakukan adalah mencancel update tadi.
karena kalau IDM tadi kita klik update maka secara otomatis akan menjadi IDM premium dimana kita akan diminta untuk registrasi dan melakukan pembayaran. naha salah satu caranya adalah jangan melakukan update cukup dicancel saja, tapi dengan resiko kita masih menggunakan versi yang lama. tapi menurut saya versi ini sudah cukup buat mendownload
DOWNLOAD IDM FULL
Selasa, 03 Maret 2009
Software untuk Restore file yang telah terhapus
Anda mungkin pernah mengalami masalah yang sama seperti saya ketika secara tidak sengaja menghapus file yang tidak kita inginkan karena mungkin dengan alasan tertentu apakah itu terburu-buru atau lain sebagainya.
salah satu caranya mungkin bisa kita lihat di history pada recycle bin dimana file tersebut ditempatkan sebelum dihapus secara permanen, terkadang kita juga mensetting recycle bin untuk tidak menyimpan file yg kita hapus disana tapi langsung dipermanenkan untuk dihapus, kalau sudah seperti ini maka file tersebut tidak akan kita dapatkan disana.
seperti kejadian yang pernah saya alami, secara tidak sengaja file-fike yang berupa .jpg saya terhapus karena salah pencet dan kebetulan file tersebut langsung terhapus dan tidak menuju ke recycle bin. pada akhirnya saya berkeliaran di internet untuk mencari beberapa software yang bisa untuk merestore file yang terhapus tersebut
berikut ini adalah link dari sofware..
silahkan di download
DOWNLOAD LINK 1
or
DOWNLOAD LINK 2
salah satu caranya mungkin bisa kita lihat di history pada recycle bin dimana file tersebut ditempatkan sebelum dihapus secara permanen, terkadang kita juga mensetting recycle bin untuk tidak menyimpan file yg kita hapus disana tapi langsung dipermanenkan untuk dihapus, kalau sudah seperti ini maka file tersebut tidak akan kita dapatkan disana.
seperti kejadian yang pernah saya alami, secara tidak sengaja file-fike yang berupa .jpg saya terhapus karena salah pencet dan kebetulan file tersebut langsung terhapus dan tidak menuju ke recycle bin. pada akhirnya saya berkeliaran di internet untuk mencari beberapa software yang bisa untuk merestore file yang terhapus tersebut
berikut ini adalah link dari sofware..
silahkan di download
DOWNLOAD LINK 1
or
DOWNLOAD LINK 2
Langgan:
Entri (Atom)









