Translate

3 Langkah Mudah Meningkatkan kinerja Windows XP

Sebenarnya banyak cara/tips untuk meningkatkan kinerja Windows, bisa dilakukan secara software maupu hardware. Yang akan dibahas disini adalah meningkatkan kinerja Windows (secara software) dengan 3 langkah sederhana.

1. Mengatur Seting “Performance Options”

Klik kanan My Computer pilih tab Advanced dan Klik Setting pada bagian Performance

Agar komputer berkerja lebih cepat, maka bisa dipilih Adjust for best performance, tetapi jika ingin tetap menggunakan tampilan XP, pilih saja (beri tanda cek) pada pilihan :

  • Use visual styles on windows and buttons
  • Smooth edges of screen fonts
  • Use drop shadows for icon labels on the desktop (jika icon desktop diaktifkan)

Animasi lainnya tidak begitu penting, jadi di hilangkan tanda cek-nya.

2. Mengatur aplikasi yang berjalan dengan windows

Ini mungkin akan banyak berpengaruh ke kinerja dan penggunaan Memori. Sebagian pengguna tidak begitu memperhatikan apa saja aplikasi yang otomatis berjalan bersama windows ketika start up. Padahal banyak aplikasi yang tidak penting, tetapi selalu berjalan di backround, sehingga ikut memakan Memory (RAM) komputer dan kadang memperberat kinerja.

Jika anda menggunakan laptop, maka biasanya aplikasi yang otomatis berjalan dengan windows akan semakin banyak. Salah satu indikasinya adalah banyaknya icon yang ada di sistem tray. Bagaimana mengatur dan memeriksa aplikasi-aplikasi yang berjalan dengan windwos ini ?

Cara paling mudah dan disarankan adalah menggunakan software gratis Autorun, bisa di download di http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb963902.aspx atau Download langsung (zip) Autorun

Selain ukuran yang kecil, software ini bersifat portable. Tetapi mungkin ini adalah aplikasi autorun terbaik yang ada selama ini. Setelah di download, jalankan dan pilih tab Logon. Nah daftar yang ditampilkan adalah daftar aplikasi yang otomatis berjalan bersama windows. Hilangkan tanda cek agar aplikasi tidak otomatis berjalan.

Aplikasi yang tidak penting misalnya fasilitas auto update / registration dari program-program seperti Printer, Adobe acrobat, CorelDraw dan lainnya. Selain itu berikut beberapa aplikasi yang sering ikut berjalan bersama windows, tetapi tidak begitu penting :

  • Adobe Acrobat SpeedLauncher
  • Alcmtr ( Realtek Azalia Audio - Event Monitor)
  • EPSON Status Monitor ( jika menggunakan printer lain, seperti HP, Canon dan lainnya biasanya juga ada )
  • RTHDCPL (Realtek HD Audio Control Panel)
  • Skytel (Realtek Voice Manager)
  • SunJavaUpdSched ( Java(TM) Platform SE binary)
  • dan lain-lainnya

Tip ini seharusnya juga akan mempercepat proses booting komputer. Jika masih lambat, coba baga juga artikel Tips mengatasi booting/loading komputer yang lambat

3. Mematikan Indexing Service

Indexing service merupakan fasilitas windows untuk membuat dan mengupdate index file/folder secara berkala, sehingga ketika menggunakan fasilitas Search di explorer, maka pencarian bisa lebih cepat. Kadang fitur ini sering membuat kinerja PC menjadi lambat, apalagi jika jarang menggunakan fasilitas Search/Find. Untuk menon aktifkannya melalui langkah berikut :

  1. Buka Control Panel > Add or Remove Programs
  2. Pilih Add/ Remove Windows Components
  3. Hlangkan tanda cek pada Indexing Service klik saja next
  4. Tunggu proses sampai selesai

Yang jelas maih banyak tips yang lain untuk meningkatkan kinerja windows [XP], tetapi minimal dengan dua langkah pertama tersebut, akan terasa perbedaannya.

Sedikit Penjelasan Hardware Jaringan

Sekilas mengenai hardware jaringan
============================================

Yup, kali ini saya akan coba jelaskan sedikit gambaran mengenai fungsi dari hardware jaringan yang telah di request. Yakni Router, Switch dan Hub. Langsung aja ke bahasannya ...

Router : Router, digunakan untuk menyambung 2 jaringan yang berbeda. Sebagai contohnya, untuk menyambungkan antara LAN dengan Internet diperlukan adanya router sebagai jembatan dari 2 jaringan tersebut.
Kedudukan router biasanya diletakkan sesudah modem, kira-kira gambarannya adalah seperti ini.



Router yang digambarkan diatas berfungsi sebagai gateway, sekaligus firewall.

Gateway : Gerbang penantian menuju internet. Masing-masing client/workstation dalam jaringan melewati gateway terlebih dahulu untuk menuju internet. Bisa digambarkan seperti ini :




Firewall : Biasanya dipasang diantara internet dan router. Firewall berfungsi sebagai tembok keamanan untuk jaringan dalam [ LAN ]. Didalamnya biasanya terdapat fasilitas, firewall, logging, snort. etc.
Contoh router phisik multifungsi seperti itu adalah Cisco Router. Tetapi saya lebih cenderung memakai alternatif router yaitu menggunakan Smoothwall. Karena smoothwall hanya memerlukan komputer butut yang sudah lama tidak terpakai dengan harddisk sekitar 300 mb, dan tentunya 2 lan card.
Smoothwall adalah distro linux khusus yang didesain untuk menangani masalah router, firewall, dan gateway. Selain itu Router pun digunakan untuk menyambungkan 2 LAN, yang berbeda subnet masknya. Lebih kearah Intranet.

Switch : Biasanya switch banyak digunakan untuk jaringan LAN token star.

Dan switch ini digunakan sebagai repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan
kabel-kabel UTP ( Kategori 5/5e ) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN.

Gambarannya adalah seperti ini :







Hub : Sama seperti switch, tetapi perbedaannya adalah hub tidak memiliki faslitas routing. Sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke semua komputer (broadcast)

Untuk sementara segitu dulu aja penjelasannya yah ... heheuhuehue ... silahkan request lagi.

Nggak mahal kok, cuma 9 jutaan. Huehueh ....

Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori jaringan dengan judul Sedikit Penjelasan Hardware Jaringan

Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet


Di tutorial jaringan komputer kali ini saya
akan menjelaskan proses installasi linux yang nantinya akan dijadikan sebagai gateway internet.

Btw, gateway itu sendiri memiliki definisi sebuah komputer yang melayani konversi protokol antara beberapa tipe yang berbeda dari suatu network atau program aplikasi. Sebagai contoh, sebuah gateway dapat meng-convert sebuah paket TCP/IP menjadi paket NetWare IPX atau dari Apple Talk menjadi DECnet, dan lain-lain. (Andino-Kamus TI – Ilmukomputer.com )Gateway inilah

yang nantinya akan menghubungkan jaringan local dalam hal ini LAN dengan jaringan public yaitu internet. Sebagai catatan dalam percobaan ini penulis menggunakan Redhat Linux 9, dan Fedora Core 4. Menggunakan koneksi ADSL speedy dengan IP Static ( penulis pun bingung, karena baru pertama kali ini penulis diberikan koneksi ADSL speedy dengan IP Static. :D . Ini
nyata.)

Sebelumnya paket yang
kita butuhkan adalah :

rp-pppoe-3.5-27.i386.rpm

Tapi setahu penulis paket tersebut sudah terinstall dalam distro tersebut, untuk mengetahui
apakah pake tersebut sudah terinstall didalamnya login sebagai root :

root@alk.root#rpm -qa | grep pppoe

rp-pppoe-3.5-27

Perlu diketahui komputer yang akan dijadikan sebagai gateway nanti membutuhkan 2 ethernet card nantinya.yupz, langsung aja kita menuju pokok pembahasannya.

Langkah awal yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah kedua ethernet card tersebut sudah terdetek dengan baik:

root@alk.root#ifconfig

eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:EE:71:11

inet addr:192.168.1.1 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0

inet6 addr:
fe80::20c:29ff:feee:7111/64 Scope:Link

UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500
Metric:1

RX packets:61 errors:0 dropped:0
overruns:0 frame:0

TX packets:85 errors:0 dropped:0
overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:6938 (6.7 KiB) TX bytes:10092 (9.8 KiB)

Interrupt:10 Base address:0x1080

eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:EE:71:1B

inet addr:192.168.100.1 Bcast:192.168.100.255 Mask:255.255.255.0

inet6 addr:
fe80::20c:29ff:feee:711b/64 Scope:Link

UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500
Metric:1

RX packets:0 errors:0 dropped:0
overruns:0 frame:0

TX packets:21 errors:0 dropped:0
overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:1796 (1.7 KiB)

Interrupt:9 Base address:0x1400

lo Link encap:Local Loopback

inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0

inet6 addr: ::1/128 Scope:Host

UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436
Metric:1

RX packets:35 errors:0 dropped:0
overruns:0 frame:0

TX packets:35 errors:0 dropped:0
overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:0

RX bytes:2190 (2.1 KiB) TX bytes:2190 (2.1 KiB)

Yup, jika anda mendapatkan komentar seperti itu silahkan menuju ke tahap selanjutnya. Jika
tidak ? Silahkan googling :D~~~.

Langkah berikutnya adalah mengkonfigurasi ethernet card tersebut. Agar nantinya konfigurasi tersebut dapat dijalankan secara otomatis ketika boot. File konfigurasi ethernet dalam linux memiliki penamaan ethx, x ini menandakan pengurutan, jika terdapat 2 ethernet card dalam komputer anda maka, file konfigurasinya adalah eth0 dan eth1. Letak file konfigurasi secara default terdapat dalam :
/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-ethx

Karena nantinya kita akan menggunakan 2 lancard tersebut, maka file yang akan kita konfigurasi adalah :

/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 dan /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1

Sebagai contoh, konfigurasi eth0 yang penulis gunakan adalah sebagai berikut :

DEVICE=eth0

BOOTPROTO=static

BROADCAST=192.168.1.255

HWADDR=00:0C:29:EE:71:11

IPADDR=192.168.1.1

NETMASK=255.255.255.0

NETWORK=192.168.1.0

ONBOOT=yes

TYPE=Ethernet

DEVICE : merupakan ethernet apa yang akan dikonfigurasi.

BOOTPROTO :
status dari penggunaan ip address, apakah bersifat dynamic ( DHCP ) atau
static.

BROADCAST :
alamat broadcast jaringan yang digunakan.

HWADDR : alamat
fisik dari ethernet card tersebut, biasa disebut Mac Address.

IPADDR : alamat
ip yang nanti akan digunakan oleh gateway linux. Alamat ini yang nantinya akan
berhubungan langsung dengan protol tcp/ip.

NETMASK : subnet mask yang digunakan oleh device eth0. subnet mask ini digunakan untuk membagijaringan menjadi lebih kecil.

ONBOOT : apakahnanti akan diproses ketika BOOT ??

Dan konfigurasi eth1 yang digunakan oleh penulis :

DEVICE=eth1

BOOTPROTO=static

BROADCAST=192.168.100.255

HWADDR=00:0C:29:EE:71:1B

IPADDR=192.168.100.1

NETMASK=255.255.255.0

NETWORK=192.168.100.0

ONBOOT=yes

TYPE=Ethernet

Kemudian restart service network.

root@alk.root#/etc/init.d/network restart

Sebelum ke langkah selanjutnya, perlu diketahui bahwa, anda diharuskan untuk mengaktifkan
mode bridge pada modem adsl.
Langkah selanjutnya adalah konfigurasi ADSL-nya :

root@alk.root#adsl-setup

# pertama kali akan ditanyakan username yang telah diberikan oleh pihak ISP anda

LOGIN NAME
Enter your Login
Name:
121303xxxxxx@telkom.net
#device yang berhubungan langsung
dengan modem adsl anda, dalam hal ini eth1

INTERFACE
Enter the Ethernet interface connected to the ADSL modem

For Solaris, this is likely to be something like /dev/hme0.

For Linux, it will be ethX, where 'X' is a number.

(default eth0):eth1

# kalo yang ini pilih no aja, karena ketika demand diaktifkan maka anda tidak bisa

# menggunakan IP yang dynamic

Enter the demand value (default no): no
# DNS yang digunakan, bagian ini bisa diisi nanti. Lewat saja.
# password yang diberikan oleh ISP anda, berbarengan dengan diberikannya username tadi

PASSWORD
Please enter your Password:xxxxxxxx

# pemberian akses kepada user
untuk menjalankan/mematikan adsl

USERCTRL
Please enter 'yes' (three letters, lower-case.) if you want to allow
normal user to start or stop DSL connection (default yes):
yes

# langkah berikutnya adalah berkenaan dengan firewall disini penulis memilih no 2
The firewall choices are:
0 - NONE: This script will not set any firewall rules. You are responsible
for ensuring the security of your
machine. You are STRONGLY
recommended to use some kind
of firewall rules.
1 - STANDALONE: Appropriate for a basic stand-alone web-surfing
workstation
2 - MASQUERADE: Appropriate for a machine acting as an Internet gateway

for a LAN

Choose a type of firewall (0-2):2

# apakahakan dijalankan secara otomatis ketika boot ?

Start this connection at boot time

Do you want to start this connection at boot time?

Please enter no or yes (default no):yes

Dan selanjutnya ketik y saja untuk mensave konfigurasi diatas.

Ada beberapa konfigurasi yang
perlu dilakukan. Penulis memberikan sedikit konfigurasi tambahan yang
diletakkan pada file /etc/rc.local

echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

iptables -A POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s
192.168.1.0/24 -o ppp0

konfigurasi tersebut digunakan untuk meneruskan paket ip dan melakukan masquerade. Masquerade sendirimerupakan proses membagi bandwith, karena pada dasarnya isp hanya memberikan satu koneksi dengan satu ip, maka agar dapat digunakan secara beramai-ramai
maka perlu dilakukan masquerade. Selanjutnya anda tinggal menambahkan dns server yang diberikan oleh telkom pada file konfigurasi
/etc/resolv.conf, yang penulis gunakan adalah 202.134.0.155.

root@alk.root#echo nameserver 202.134.0.155 >
/etc/resolv.conf

root@alk.root#cat /etc/resolv.conf

nameserver
202.134.0.155

Selanjutnya anda tinggal menjalankan adsl-start.

Selamat bersurfing ria. :D~

by : Al-k
alkemail@gmail.com
http://www.ilmuwebsite.com

Tutorial Jaringan Komputer
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori jaringan dengan judul Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet

Simulasi Jaringan dengan Netkit2 - bag 1 Routing


Proses Installasi Netkit2 Salam.
Setelah
berlama-lama surfing, akhirnya saya mendapatkan aplikasi yang cocok bagi seorang admin jaringan pemula. Netkit2. Netkit menurut sang pembuatnya merupakan The poor man’s system for experimenting computer networking. Jika ditelusuri lebih jauh, memang seperti itu, sesuai fungsinya. Tapi jangan salah, biar miskin kaya akan fitur. :D. Emangnya Ryuzaki, miskin tapi nggak kaya. :D. Dan harus dibiasakan kita bekerja dalam lingkungan Linux. Saya sarankan anda menggunakan Linux Slackware 10 atau yang lebih tinggi lagi. Saya sendiri menggunakan slackware 12. Cukup ringan. Sebelumnya silahkan anda mengunduh packet-packet ini terlebih dahulu, packet ini bersemayam di http://www.netkit.org

netkit-2.4.tar.bz2
netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2
netkit-kernel-K2.2.tar.bz2

Setelah selesai, maka saya sarankan anda untuk menaruh packet-packet tersebut dalam directory home milik anda, sebagai contoh saya menaruhnya di home directory milik saya :

alk@house:/home/alk$ ls
...
netkit-2.4.tar.bz2*
netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2*
netkit-kernel-K2.2.tar.bz2*
...

Langsung saja anda extract packet packet tersebut ...

alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-2.4.tar.bz2*
alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-filesystem-F2.2.tar.bz2*
alk@house:/home/alk$ tar -xjf netkit-kernel-K2.2.tar.bz2*

Setelah proses extract selesai, terdapat directory netkit2. Yang harus anda lakukan sekarang adalah mendaftarkan kepada pemakaman terdekat letak persemayaman netkit2.

export NETKIT_HOME=/home/alk/netkit2
export MANPATH=:$NETKIT_HOME/man
export PATH=$NETKIT_HOME/bin:$PATH

Setelah selesai maka silahkan masuk ke directory netkit2.
Langkah selanjutnya adalah mengecek konfigurasi tadi.

alk@house:/home/alk/netkit2$ ./check_configuration.sh

Apabila di paling bawah ditampilkan tulisan seperti dibawah ini, maka anda telah berhasil menyemayamkan jenazah netkit2. Hi hi hi hi ...

[ READY ] Congratulations! Your Netkit setup is now complete!
Enjoy Netkit!

Setelah semua proses diatas selesai anda bisa bercanda, dan bermesraan dengan teman baru anda ini. :D~~ Untuk mengetahui apakah proses installasi yang anda jalankan berhasil, lakukan percobaan seperti dibawah ini.

alk@house:~/netkit2$ vstart pc1 --eth0=A;

Apabila muncul windows mini baru, silahkan maju ke langkah berikutnya.

Simple Router Di sarankan untuk memahami konsep routing. Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang mungkin memiliki banyak jalur diantara keduanya. Dengan netkit2 anda bisa mencoba untuk mengemulasikannya.

Pertama anda sediakan 2 virtual pc, dan 1 router dengan 2 ethernet card.

alk@house:~/netkit2$ vstart pc1 --eth0=A;
alk@house:~/netkit2$ vstart pc2 --eth0=B;
alk@house:~/netkit2$ vstart router1 --eth0=A --eth1=B;

Sebelum masing-masing komputer bisa berkomunikasi, interface dari ethernet harus dikonfigurasi terlebih dahulu.

Masuk ke konsole pc1

pc1:~# ifconfig eth0 192.168.10.5 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.10.255

Kemudian masuk ke konsole pc2, dalam hal ini kita akan membuat kelas yang berbeda, karena kita akan menggabungkan 2 lan.

pc2:~# ifconfig eth0 192.168.20.4 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.20.255

Yang anda dapatkan jika mencoba untuk melakukan ping dari pc1 ke pc2 adalah :
pc1:~# ping 192.168.20.4
Connect: Network is unreachable

Maka anda harus mengkonfigurasi router1 sebagai penjembatan untuk menghubungi 2 lancard yang interfacenya berbeda. Oleh karena itu pada router tersebut dibutuhkan minimal 2 ethernet card. Silahkan masuk ke konsole router1

router1:~# ifconfig eth0 192.168.10.254 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.10.255

coba anda lakukan ping ke pc1, hasilnya adalah reply dari pc1.

router1:~# ping 192.168.10.5
64 bytes from 192.168.10.5 ...
bla bla bla bla ( capek kalo diketik semua, males kalo harus di capture :D )

tetapi anda akan mendapatkan komentar Network is unreachable lagi jika anda mencoba untuk melakukan ping ke pc2, karena anda belum melakukan konfigurasi ethernet interface yang berhubungan dengan pc2 tersebut. Yang harus kita lakukan adalah konfigurasi ethernet yang ke 2.

router1:~# ifconfig eth1 192.168.20.1 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.20.255

Di sini router1 telah dapat berkomunikasi dengan pc1, dan pc2. Tetapi pc2 belum bisa berkomunikasi dengan pc1 ataupun sebaliknya. Disinilah letak router1 sebagai router untuk meneruskan packet ip dari satu jaringan ke jaringan yang lain.

Maka yang harus dilakukan adalah meletakkan si router1 sebagai default gateway kedua jaringan tersebut, dalam hal ini pc1 sebagai jaringan pertama, dan pc2 sebagai jariangan yang kedua.

Silahkan masuk ke konsole pc1, dan lakukan perintah seperti ini.

pc1:~# route add default gw 192.168.10.254

ini menjadikan interface ethernet pertama ( eth0 ) milik router sebagai gatewaynya.

Silahkan masuk ke konsole pc2, dan lakukan perintah seperti ini.

pc1:~# route add default gw 192.168.20.1

ini menjadikan interface ethernet kedua ( eth1 ) milik router sebagai gatewaynya.



Setelah itu pc1 dan pc2 dapat berkomunikasi meskipun ip kelas mereka berbeda.
Hup hup hup hurray !!

Ya, tutorial jaringan untuk sesi ini saya cukupkan dulu.
Terima kasih sudah jauh-jauh nyasar kemari hanya untuk membaca tutorial butut ini. :D

Wassalam.

Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori jaringan dengan judul Simulasi Jaringan dengan Netkit2 - bag 1 Routing

Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross


Seorang gila jaringan mungkin ada yang sampai hati untuk membawa-bawa kabel utp jenis crossing lengkap dengan laptop dalam tas gendongnya setiap saat. Penulis pun pernah dalam kondisi seperti itu. Biasanya hal ini terjadi karena orang gila jaringan tersebut selalu ingin melakukan pekerjaan di berbagai tempat dengan 2 PC sekaligus. :). Walaupun pada saat sekarang ada sebuah alat yang tidak repot dan tidak dapat digunakan untuk membelitkan leher. :D. Yakni USB Wlan. Namun ada kondisi yang tidak memungkinkan untuk dapat menggunakan usb wlan, seperti kondisi ekonomi kantong tipis orang gila jaringan tersebut, walaupun hanya mengeluarkan beberapa lembar uang kertas untuk membelinya, tapi tetap saja ini adalah inti permasalahannya, dan berbagai kendala lainnya. :D

Dari situlah tutorial ini berawal, sebelum dapat mengkoneksikan 2 PC menggunakan kabel crossing ada beberapa hal yang dibutuhkan diantaranya :
- Tang kerimping
- 2 buah RG 45
- Kabel UTP 5e dengan panjang secukupnya, sesuai dengan selera anda
- 2 buah PC yang akan dikoneksikan.

Pertama lepaskan shield kabel ( pelindung kabel biasanya bewarna abu -abu ) beberapa centimeter ( 2 cm), dengan memotong shield tersebut menggunakan tang kerimping, kemudian lurus-luruskan kabel-kabel yang berwarna-warni tersebut, kemudian urutkan kabel berdasarkan pewarnaannya di salah satu ujung kabel UTP tersebut. Urutannya adalah sebagai berikut :


Ini adalah urutan kabel straight, sehingga untuk ujung kabel yang lain urutan pewarnaan kabel tersebut harus berbeda dengan urutan ujung kabel straight ini, inilah yang dinamakan dengan kabel cross, urutan ujung kabel cross adalah seperti ini :



Sehingga di kedua ujung kabel tersebut memiliki urutan warna yang berbeda satu sama lainnya.


urutan lengkapnya seperti ini …


Nah dari sini anda siap mengkoneksikan 2 PC tersebut.
Di windows untuk melakukan koneksi 2 PC sama halnya dengan mengkoneksikan PC dengan topologi jaringan yang sering ditemui, biasanya topologi jaringan itu adalah star di mana di pertengahannya biasa ditemui menggunakan hub ataupun switch. Hal yang harus dilakukan untuk mengkoneksikan kedua PC di windows adalah sebagai berikut :

PC Pertama
Masukkan ke network connection di control panel  :
Start menu | run | control panel

Setelah itu masuk ke bagian Network Connections
Kemudian pilih Local Area Network Connection


Klik kanan Local Area Network Connection, pilih properties


Di kotak dialog Local Area Network Connection Properties, di bagian tab General pilih Internet Protocol ( TCP/IP ) Kemudian Klik Properties


Setelah itu masukkan IP Addressnya 192.168.1.2, kemudian Netmasknya 255.255.255.0


Setelah itu klik button OK, kemudian Close

Nah untuk PC yang kedua tahapnya sama saja dengan yang diatas namun Alamat IP Addressnya berbeda dengan PC yang sebelumnya, anda dapat mengisinya dengan 192.168.1.1 atau dengan IP 192.168.1.x yang lain, terserah anda. Dengan catatan netmasknya harus sama dengan pc yang sebelumnya yakni 255.255.255.0

Kemudian langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi network setup wizard untuk kedua PC tersebut, agar keduanya dapat saling terhubung sebagai satu workgroup.

Setelah selesai, lakukan ping dari salah satu PC tersebut ke PC lainnya... Jika tampilannya seperti ini maka PC anda telah terhubung satu sama lainnya.

C:\Documents and Settings\Al-k>ping 192.168.1.1

Pinging 192.168.1.1 with 32 bytes of data:

Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.1: bytes=32 time<1ms TTL=128

Ping statistics for 192.168.1.1:
    Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
    Minimum = 0ms, Maximum = 0ms, Average = 0ms


Selamat ... :D


Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori jaringan dengan judul Koneksi 2 PC menggunakan kabel Cross

Ubuntu 8.10 Resmi Dirilis



Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex

Canonical Ltd., sponsor komersial dari proyek Ubuntu mengumumkan peluncuran rilis akhir Ubuntu 8.10 (Intrepid Ibex)
pada tanggal 30 Oktober 2008. Ubuntu adalah distribusi Linux untuk
desktop, laptop, netbook, thin client dan server yang menyediakan
perangkat lunak terbaru dari dunia Free Software dan Open Source setiap
6 bulan sekali dan Ubuntu 8.10 adalah rilis kesembilan yang telah
diluncurkan oleh proyek Ubuntu sampai saat ini.





Di Ubuntu 8.10 ini terdapat banyak fitur-fitur terbaru untuk desktop
dan server seperti dukungan 3G, usb-creator untuk membuat start-up disk
Ubuntu di USB, lingkungan desktop GNOME terbaru, encrypted private
directory, java stack (Apache Tomcat dan OpenJDK), virtualisasi dan masih banyak lagi.


Ubuntu 8.10 sendiri akan di-support melalui security updates
selama 18 bulan baik itu di desktop maupun di server, dan untuk Anda
yang ingin mencoba dipersilakan untuk langsung mengunduh Ubuntu dari
situs-situs di bawah ini atau Anda dapat juga memesannya melalui ShipIt. Jangan lupa untuk membaca terlebih dahulu catatan rilis dari Ubuntu 8.10 sebelum melakukan instalasi dan untuk informasi bagaimana meng-upgrade dari versi 8.04 dapat Anda lihat pada halaman ini.


Unduh Ubuntu



Akhir kata mungkin diucapkan banyak terimakasih terhadap para
sukarelawan yang ada dibalik layar pengembangan Ubuntu dan tentu saja
kepada rekan-rekan di komunitas Ubuntu Indonesia. Maju terus sobat,
selamat mengunduh dan mari kita berpesta!



Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori news dengan judul Ubuntu 8.10 Resmi Dirilis